Detail Cantuman Kembali

XML

analisa pengaruh bilge keel dengan variasi lebar dan sudut pada kapal ikan tradisional terhadap stabilitas dan tahanan kapal


Stabilitas kapal adalah kemampuan kapal untuk kembali ke posisi semula setelah mengalami oleng. Stabilitas ini merupakan hal yang penting dalam perencanaan pembangunan dan pengoperasian kapal, karena stabilitas dapat berpengaruh pada keselamatan penumpang, muatan, dan kapal itu sendiri. Salah satu yang berkaitan dengan stabilitas kapal adalah bilge keel. Bilge keel merupakan alat untuk menahan gerak oleng pada kapal yang berfungsi sebagai penambah stabilitas kapal. Dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan software maxsurf untuk mengetahui stabilitas dan tahanan kapal. Penelitian ini menunjukan kapal ikan dengan variasi bilge keel pada Model I (model bilge keel kapal dengan sudut 25º dan lebar 25 cm), Model II (model bilge keel kapal dengan sudut 25º dan lebar 35 cm), Model III (model bilge keel kapal dengan sudut 45º dan lebar 25 cm), dan Model IV (model bilge keel kapal dengan sudut 45º dan lebar 35 cm) dengan 5 kondisi (Lightship, FullLoad, Ballast 50%, Ballast 75%, dan Ballast 100%) sudah sesuai dengan standart IMO (International Maritime Organization), dengan derajat kemiringan 0º-30º, 0º-40º, 30º-40º, 30º, dan Max Gz 30º. Kapal dengan bilge keel model III memiliki hasil Resistance lebih rendah sekitar 2,89 kN dari pada kapal dengan bilge keel pada model I, II, dan IV.
622.20.16 Iva a
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2020
Surabaya
xiii, 104 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...